Kejujuran Seorang Gadis

Ketika Khalifah Umar bin Khatthab melakukan perjalanan tidak resmi seorang diri, ia melihat seorang ibu dan anak gadisnya tengah memerah susu. Dalam jarak yang tidak terlalu jauh Khalifah Umar mendengar pembicaraan mereka.

“Agar untungnya lebih banyak, campuri saja susu kambing ini dengan air,” kata ibunya.

“Bagaimana kita melakukannya?, sedang Amirul Mukminin telah mengeluarkan peraturan yang melarang kita berdagang secara tidak jujur,” jawab anak gadisnya.

“Khalifah Umartoh tidak mengetahui apa yangkita lakukan?”
“Meskipun Umar toh tidak mengetahui, allah pasti tahu,” kata gadis itu.

Karena terkesan oleh kejujuran gadis itu, keesokan harinya Khalifah Umar bin Khatthab menyuruh pengawal istana untuk mencari tahu tentang gadis itu.

Begitu mengetahui tentang gadis itu karena laporan pengawalnya, Khalifah Umar kemudian memanggil Ashim, putranya. “Nikahi gadis jujur itu. Aku berharap, dari dia akan lahir orang bessar yang mampu memimpin bansa Arab ini,” kata Khalifah. Beberapa bulan kemudian, gadis pemerah susu itu resmi menjadi menantu Khalifah Umar bin Khatthab.
Dari perkawinan itu lahir seorang anak perempuan, yang setelah dewasa dinikahi oleh Abdul Azis bin Marwan. Dari pasangan itu lahir seorang anak laki-laki yang bernama Umar bin Abdul Azis, Khalifah kelima yang terkenal sangat adil dan bijaksana.

Sumber : wikipedia

#Semoga bermanfaat :)

Advertisements