Menyapa

Urusan menyapa sepertinya merupakan hal yang sepele. Tetapi, sepele bukan berarti tidak penting. Sebagai makhluk sosial, kita tidak mungkin menghindari keberadaaan orang lain. Mau tidak mau, kita harus keluar untuk bergaul, saling kontak, dan aktif berinteraksi dengan siapa pun dalam arti yang positif. Kunci untuk menjalin hubungan sosial antar-sesama adalah bertegur sapa. Nah, Coba terapkan aturan main dalam menyapa ini dan rasakan sendiri efeknya!.

Panggil dengan sebutan apa, ya?
Bapak atau ibukalau tidak tahu harus memanggil apa. Malah sebenarnya sebutan itu dianggap yang paling tepat, baik dalam situasi formal maupun informal, terhadapan orang yang sudah dikenal maupun yang belum atau baru dikenal.
Umumnya sebutan tersebut juga dipakai dalam situasi formal, surat-menyurat, dan ditujukan kepada orang yang usianya lebih tua, orang yang dituakan atau dihormati meskipun usianya lebih muda atau setingkat. Sebutan itu juga bisa digunakan secara lengkap dengan menyebut nama yang bersangkutan. Misalnya Bapak Ario ibisono atau Ibu Ami Anwar.

Sebutan ini juga digunakan kalau kita ingin berbicara dengan seseorang melalui telepon dan yang menerima adalah sekretarisnya atau orang lain, sebutan Bapak atau Ibu berikut namanya wajib digunakan. Misalnya, “Bisa saya bicara dengan Ibu Sinta Darmawan?

Tuan dan Nyonya — kalau menulis undangan atau surat-surat resmi. Sebutan tersebut juga dipakai secara lengkap untuk menuliskan nama seseorang, seperti Tuan Indira Setiawan atau Nyonya Indira Muchtar.
Ingat, Sebutan tadi tidak tepat dipakai dalam bahasa percakapan karena memberi kesan “menuankan” yang dipanggil.

Mr, Mrs, atau Ms — kalau menulis undangan atau surat resmi yang menggunakan bahasa Inggris secara lengkap.
Menggunakan sebutan semacam itu dalam undangan atau surat yng ditulis dalam bahasa Indonesia? Jangan lakukan itu!

Saudara atau Saudari — kalau berada dalam situasi formal, misalnya penulisan undangan atau surat resmi dengan menyertakan secara lengkap nama yang bersangkutan, juga berlaku ketika kita berbicara di depan umum. Sebutan Saudara/Saudari pantas ditujukan kepada orang yang sederajat atau seumur dan tidak diketahui status perkawinannya. Catatan, sebutan ini agak tidak lazim digunakan dalam percakapan.

Nona — kalau memanggil remaja wanita sebagai ungkapan kehormatan. Sebutan Nona pun digunakan dalam penulisan undangan atau surat resmi terhadap wanita yang belum menikah.

Mbak atau Mas — kalau bercakap-cakap dalam situasi informal. Sebutan ini tidak hanya ditujukan kepada orang yang lebih tua, tetapi juga bisa kepada yang lebih muda sebagai ungkapan penghormatan. Sebutan Mbak/Mas juga biasa ditujukan kepada teman akrab dan kepada orang yang baru dikenal atau lebih mendekatkan hubungan.

Tante atau Oom — kalau berada dalam situasi yang sudah akrab dan dekat karena adanya hubungan persaudaraan. Atau, meskipun bukan keluarga, kedekatan itu tercipta karena hubungan yang terus-menerus terjalin. Umumnya sebutan ini ditujukan kepada orang yang usianya lebih tua.

Anda — kalau menyapa orang yang belum atau baru kita kenal. Sebutan ini tak lazim digunakan dengan teman karena berkesan formal. Coba saja gunakan sebutan ini kepada teman, Anda pasti terkesan ingin menjaga jarak, atau bahkan lebih buruk lagi!

Bung — kalau situasinya informal. Walaupun begitu, sebutan ini tetap dalam rangka menghormati orang yang kita sapa, seperti Bung Ruli, Bung Ali, dan sebagainya. Terkadang kita cukup menyapa dengan Bung, tanpa menyebut nama orangnya. Ini mungkin karena kita belum kenal betul dengan orang itu, namun kita sedang mencoba untuk bersikap akrab.

Bolehkah menyapa langsung dengan namanya?
Mengapa tidak? Hal seperti ini bias dilakukan kalau kita lebih tua dari yang kita sapa atau setidaknya sebaya. Inilah yang biasa terjadi dalam situasi informal. Tapi, dilarang keras memanggil orangtua atau orang yang lebih tua dari kita dengan menyebut namanya saja, kecuali di negara-negara Barat.

Semoga bermanfaat.. :)
Sumber : ETIKET - Mien R. Uno
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s