membuat JANJI

Segudang kegiatan dan kesibukan yang dialami setiap orang membuat Anda harus membuat janji bila ingin membuat pertemuan. Hal ini wajib dilakukan, terutama bila Anda akan mengadakan pertemuan yang berurusan dengan pekerjaan. Berikut langkah ampuhnya!

Cara membuat janji

  1. Buat janji melalui sekretarisnya, kalau ada, bila orang yang kita tuju belum kita kenal dengan baik atau supersibuk. Solusi praktis dan bisa diandalkan, bukan?
  2. Kalau yang ingin ditemui adalah orang-orang dekat seperti teman, sahabat, dan saudara, atau orang yang sudah akrab kita bisa membuat jperjanjian langsung dengannya lewat telepon (termasuk ponsel).
  3. Hari begini penggunaan SMS dan e-mail bukanlah hal aneh. Manfaatkan fasilitas tersebut untuk membuat janji. Tapi ingat, ada bahayanya! Bagaimana bila orang yang dituju tidak membuka e-mail atau ponselnya mati? Usahakan untuk memastikan permintaan kita diterima, dan jangan buat janji yang waktunya mepet.
  4. Bisa juga membuat janji lewat faks dalam bentuk surat. Jangan berupa memo dengan nada memaksa. Bentuknya yang tertulis bisa menjadi pegangan orang yang dituju atau sekretarisnya. Membuat janji dengan cara ini juga sebaiknya dilakukan untuk mengatur pertemuan berskala besar.
  5. Konfirmasi kehadiran Anda. Lakukan saja lewat telepon, kecuali diminta dalam bentuk tertulis.

Waktu yang tepat untuk membuat janji

Membuat janji, terutama lewat telepon, sebaiknya dilakukan pada jam kerja. Misalnya, jam bekerja dimulai pukul 08.00 pagi, cobalah menelepon pukul 08.15. Setiap orang mungkin baru mulai bersiap-siap menggarap suatu pekerjaan dan suasananya masih segar. Anda bisa juga membuat janji sebelum usai jam kerja di sore hari.

Informasi yang harus ditentukan saat membuat janji

  1. Tempat pertemuan
  2. Waktu pertemuan

Siapa yang berinisiatif membuat janji?

Aturan umumnya, pihak yang memiliki keperluanlah yang harus berinisiatif membuat janji. Sampaikan tujuan Anda dengan cara yang diplomatis, berdasarkan alasan yang benar-benar logis. Selanjutnya, pihak yang dituju dapat mempertimbangkan permintaan Anda dengan baik.

Membatalkan janji

Pertemuan telah diatur, tiba-tiba ada satu hal yang memaksa Anda membatalkan janji. Kalau masih memungkinkan, setidaknya batalkan janji sehari sebelumnya. Sampaikan permintaan maaf dan sebutkan alasan yang masuk akal. Namun, berpikirlah seribu kali sebelum membatalkan janji. Kalau tidak ada hal khusus yang memang tak terelakkan tak ada alasan untuk membatalkannya. Ingat, urusan janji adalah urusan kepercayaan dan keseriusan. Jangan sampai kepercayaan pihak lain terhadap Anda jadi luntur.

Semoga bermanfaat.. :)
Sumber : ETIKET - Mien R. Uno
Advertisements

2 thoughts on “membuat JANJI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s