menghadapi ORANG YANG SULIT

Apa yang terjadi jika suatu hari Anda menghadapi bos, rekan kerja, atau siapa saja yang hanya bisa meyalahkan orang lain, bersikap sedingin es, masa bodoh, tidak mau dikritik dan hanya mau dipuji? Repotnya lagi, biasanya orang seperti ini juga selalu ingin menang sendiri. Kalau Anda coba-coba berbeda pendapat dengannya, bisa-bisa Anda dikucilkan atau disingkirkan. Oh, oh, pusingnya! Rasanya semua serbasalah. Karenanya, kuasai seni menghadapi orang sulit seperti ini!

Situasi #1: Anda menjadi bawahannya

Cobalah menghadapi bos baik-baik. Mintalah petunjuk darinya untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Kalau berulang kali tidak dipedulikan, tidak ada salahnya menghadapi bos beramai-ramai. Masih juga begitu? Tak ada caralain, ajukan permasalahan ini kepada atasan yang lebih tinggi darinya. Membawa persoalan ini ke permukaan, adalah cara untuk mencari pemecahan. Ingat, semuanya harus dilakukan dengan pikiran jernih dan tenang.

Lantas, bagaimana kalau orang yang sulit itu ternyata bos besar sekaligus pemilik perusahaan tempat Anda masih bekerja di bawahnya tau tidak.

Situasi #2: bekerja dengan si trouble maker yang brilian

Ah, sulinya. Di satu sisi, kelakuannya yang seenaknya tentu mengganggu Anda sebagai rekan kerja. Tapi, hasil kerjanya yang brilian berguna bagi perusahaan. Kalau sampai benar-benar mengganggu, kemukakan masalah ini pada bos – tentunya dengan alasan yang logis dan jelas. Dengan posisinya dan kematangan emosinya, bos kemungkinan besar bisa meminta orang itu memperbaiki kelakuan. Si trouble maker juga kemungkinan besar lebih mau mendengarkan permintaan bos.

Situasi #3:mungkin Andalah si trouble maker

Tak sengaja Anda menangkap bisik-bisik teman sekantor. Kabarnya mereka mengalami kesulitan saat bekerja dengan Anda. Beranikan diri untuk introspeksi, mawas diri, atau menggugat diri apakah sesungguhnya Anda juga termasuk orang sulit, bahkan trouble maker. Anda bisa meminta rekan kerja yang punya hubungan dekat dengan Anda untuk mengemukakan pendapatnya.

Semoga bermanfaat.. :)
Sumber : ETIKET - Mien R. Uno

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s